Tidak hanya itu, Ia juga menjelaskan bahwa PII turut membangun kolaborasi pentaheliks untuk menyiapkan sumber daya manusia keinsinyuran yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing global di tengah pesatnya perkembangan industri di Kabupaten Subang.
“Kami, PII Kabupaten Subang, berharap dapat berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah untuk mengembangkan SDM yang mampu menyuplai kebutuhan industri di Kabupaten Subang,” paparnya.
Baca Juga:Jaga Harmonisasi, Prokopim Ciamis Gelar Silahturahmi Bersama Insan Pers
Terakhir, ia memaparkan bahwa ke depan PC PII Kabupaten Subang akan memfokuskan perhatian pada penyusunan roadmap SDM keinsinyuran Kabupaten Subang, serta pelaksanaan program pelatihan dan sertifikasi SDM keinsinyuran guna mendorong kesiapan sumber daya manusia keinsinyuran dalam mendukung percepatan pembangunan kawasan industri di Kabupaten Subang.
Di tengah suasana diskusi yang hangat, Wakil Bupati Subang, Kang Akur, menyambut baik maksud dan tujuan PII yang turut berupaya dalam penguatan sumber daya manusia Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, guna menyeimbangkan kebutuhan SDM keinsinyuran di Kawasan Rebana, Kabupaten Subang
“Kami menyambut baik, apalagi disinergikan dengan Kabupaten Subang yang menjadi kawasan industri,”ungkapnya.
Baca Juga:Sidang Kedua Perkara BUMD Cianjur, Kuasa Hukum Pemohon Sesalkan Dua Lembaga Legislatif Tidak Hadir
Kang Akur berharap kehadiran Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dapat menjadi jembatan bagi masyarakat Kabupaten Subang untuk meningkatkan profesionalisme serta memperoleh kesempatan bekerja sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.
“Orang Subang harus menjadi masyarakat yang berdaya dan bisa bekerja di rumah sendiri. Dengan kehadiran PII, kami berharap bisa menjembatani masyarakat Subang agar dapat bekerja sesuai dengan profesionalitas dan kompetensi yang dimiliki,”pungkasnya.

