Melalui kegiatan rutin setiap hari Jumat ini, kami ingin membentuk karakter siswa yang religius, disiplin, serta memiliki akhlak yang baik.
“Untuk siswa laki-laki kami arahkan melaksanakan salat Jumat berjamaah, sedangkan siswi mengikuti kegiatan keputrian yang berisi pendidikan moral dan keagamaan,”ujar Sahlan kepada wartawan, Jumat (8/5/2026).
Ia menambahkan, pendidikan tidak hanya berfokus pada akademik semata, tetapi juga pembentukan mental dan spiritual siswa agar menjadi generasi yang beriman, berakhlak, dan bertanggung jawab.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi kebiasaan positif bagi siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat,” ungkapnya.
Program keagamaan tersebut mendapat dukungan dari para guru dan orang tua siswa karena dinilai mampu memberikan pembinaan karakter sejak usia dini.

