Kuliah Umum Mahasiswa Baru STIE Wihara, Polres Purwakarta Sampaikan Materi Edukasi Bahaya Cybercrime Judol dan Pinjol

Baca Juga:Buka Jambore Kader PKK Kabupaten Subang Tahun 2026, Ini Pesan Ketua Ega Anjani Reynaldy

“Perkembangan teknologi memberikan banyak kemudahan, tetapi di sisi lain juga menghadirkan berbagai risiko. Mahasiswa harus cerdas menggunakan media digital, tidak mudah percaya terhadap informasi atau tawaran yang belum jelas, serta menjaga data pribadi agar tidak dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar mahasiswa tidak menjadikan judi online sebagai hiburan maupun jalan pintas mendapatkan keuntungan. Begitu pula dengan pinjaman online, mahasiswa perlu memahami legalitas penyedia layanan dan mempertimbangkan kemampuan membayar sebelum mengambil keputusan keuangan.

Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, melalui Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini, menyampaikan bahwa edukasi kepada generasi muda merupakan bagian dari langkah preventif Polri dalam mencegah berbagai bentuk kejahatan di ruang digital.

Baca Juga:Wawalkota Tasik Diky Chandra Hadiri Anniversary ke-10 Nmax-Xmax Riders Tasikmalaya

“Mahasiswa merupakan generasi yang sangat dekat dengan teknologi. Karena itu, literasi digital dan pemahaman mengenai risiko cybercrime, judi online maupun pinjaman online sangat penting. Kami berharap mahasiswa mampu menjadi pengguna teknologi yang cerdas, bertanggung jawab dan tidak mudah terjebak dalam aktivitas yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ungkapnya.

Polres Purwakarta juga mengajak mahasiswa untuk membangun kebiasaan digital yang aman, seperti menggunakan kata sandi yang kuat, tidak sembarangan memberikan data pribadi, berhati-hati membuka tautan atau menerima pesan dari sumber tidak dikenal, serta melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum mempercayai suatu informasi maupun layanan digital.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran mahasiswa sejak awal memasuki dunia perkuliahan, bahwa kemampuan menjaga diri di ruang digital sama pentingnya dengan kemampuan akademik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *