“Di kegiatan ini pun pihak PASI sendiri terlihat juga melibatkan anak muda untuk ikut memeriahkannya,berarti ada regenerasi dan perkenalan budaya ke generasi muda,”ujarnya.
“Oleh karenanya menurut saya, pentingnya menjaga dan melestarikan budaya lokal di tengah arus globalisasi,”tambahnya.
Kita memang tidak bisa menolak invasi fashion dari budaya luar, namun budaya kita harus mampu mengimbangi dan bahkan menguasai di negeri sendiri, serta berupaya untuk menginvasi ke luar negeri
“Acara Pasanggiri Pinton Anggon Kabaya Sunda- Sinjang Batik Tasikan diharapkan dapat memperkuat eksistensi budaya lokal dan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap warisan budaya yang dimiliki, ” ungkapnya.

