“Kita ingin memastikan personel dan seluruh sarana pendukung benar-benar siap. Jangan sampai ketika terjadi kebakaran baru kita mencari peralatan atau menentukan siapa yang harus bergerak. Semua harus dipersiapkan sejak awal,” ujar AKBP Febri Nurzam.
Ia menegaskan, kesiapsiagaan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan di Kabupaten Purwakarta.
Baca Juga:Pastikan Proses Persidangan Aman, Sat Samapta Polres Purwakarta Kawal 19 Tahanan ke Pengadilan
“Kita harus hadir dan siap memberikan respons apabila terjadi kebakaran. Penanganan yang cepat sangat menentukan agar api tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat,” tegas AKBP Febri.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengajak masyarakat untuk ikut berperan dalam mencegah terjadinya karhutla.
“Masyarakat memiliki peran yang sangat penting dalam pencegahan karhutla. Kami mengimbau agar tidak melakukan pembakaran sembarangan, terutama di lahan yang kondisinya kering. Jika melihat titik api atau asap yang mencurigakan, segera laporkan kepada petugas,” ujar IPTU Tini Yutini.
Menurutnya, upaya pencegahan akan jauh lebih efektif apabila dilakukan bersama-sama sejak munculnya potensi bahaya.
“Melalui pengecekan langsung tersebut, Polres Purwakarta memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung sebagai bagian dari langkah antisipasi menghadapi ancaman karhutla selama musim kemarau,” ucap Tini.

