Pembina Majelis Taklim Tuna Netra Al Hikmah, Harniwan Obech, mengatakan kegiatan yang digelar saat ini adalah penyerahan legalitas tanda daftar majelis taklim tuna netra Al-Hikmah.
Pada kesempatan ini selaku pembina majelis taklim kegiatan ini menurut saya luar biasa, sebab Majelis taklim tuna netra yang didaftarkan ke Kemenag Kota Tasikmalaya adalah merupakan satu-satunya yang ada di Kota Tasikmalaya.
“Sehingga perlu adanya sosialisasi bagi Pemerintah, Aghnia yang memang keberadaan disabilitas itu kalau menurut saya bukan tidak diperhatikan oleh Pemerintah, tetapi ada sedikit eksklusifitaa karena tidak ada yang mendorong bahwa disabilitas untuk bisa eksis,” ungkapnya.
Lebih lanjut,Harniwan mengatakan dalam diskusi pun kita menyampaikan akan kemana arah disabilitas Kota Tasikmalaya menuju Kota Tasikmalaya yang inklusi,sebab sampai saat ini Kota Tasikmalaya ini belum inklusi.
“Ini pun diakui, baik aksebilitas kemudian proses pembelajaran disabilitas yang menang memiliki kepentingan yang khusus dalam artian butuh pendampingan- pendampingan. Seperti di majelis taklim tuna netra ini kan butuh pengembangan informasi, yang perlu kita bantu, sebab aksesnya sangat terbatas,”ujarnya.

