“Suara yang terdengar saat proses penanganan merupakan suara dari perangkat disrupter yang digunakan petugas, bukan ledakan bom” ungkap Kompol Iyus Ali Yusuf kepada media.
Selanjutnya Polres Tasikmalaya Kota memastikan penanganan dilakukan dengan mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan masyarakat. Proses penyelidikan terhadap temuan tersebut masih dilakukan untuk mengetahui secara lebih lanjut asal-usul serta tujuan pembuatan rangkaian benda mencurigakan tersebut.
Baca Juga:Diky Chandra Hadiri Kegiatan Di Bantar Gedang Kampung Warung Bandung Kota Baru
“Sampai saat ini kami masih melakukan pemeriksaan kepada empat orang sebagai saksi,” , tegas AKP Januar Rangga Fardhella.

