Baca Juga:Kapolres Purwakarta dan Dandim 0619, Perkuat Sinergitas TNI-Polri Jaga Kondusivitas Wilayah
“Kita semua tentu berharap harga kebutuhan pokok tetap stabil sehingga tidak membebani masyarakat. Program seperti ini harus terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Kolaborasi lintas lembaga menjadi modal penting menghadirkan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan warga.
Ia mengaku sejumlah gagasan lahir dari komunikasi bersama Anggota DPD RI Alfiansyah Bustami Komeng dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra.
“Setiap kami berkumpul selalu muncul ide bagaimana membuat gebrakan yang bermanfaat bagi masyarakat. Mudah-mudahan ini menjadi awal dari kolaborasi- kolaborasi berikutnya,” katanya.
Sementara itu, Anggota DPD RI, Alfiansyah Bustami Komeng menyebut dirinya lebih banyak berperan sebagai penghubung yang mempertemukan berbagai pihak hingga program tersebut dapat diwujudkan.
Komeng menyampaikan bahwa kegiatan itu merupakan hasil kerja bersama, bukan kerja individu.
“Saya hanya menyambungkan. Yang berkeringat itu Bu Lola, Pak Wakil dan teman-teman di Badan Pangan Nasional. Saya ibarat tukang las yang menyambungkan DPR, pemerintah daerah dan Bapanas,”katanya.
Lebih lanjut, Komeng mengatakan harapan kami Gerakan Pangan Murah tidak berhenti di Tasikmalaya.
“Tetapi dapat terus diperluas agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,”ujar Komeng.

