Ia menambahkan, menyampaikan terima kasih atas kontribusi para ulama dalam membimbing umat, membina para santri, menjaga akhlak masyarakat, dan merawat identitas Kota Tasikmalaya sebagai kota santri.
Baca Juga:Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Pimpin Rakor Peningkatan Layanan Kesehatan
Apa yang para kiai lakukan sesungguhnya adalah investasi peradaban. Pemerintah sangat merasakan bahwa banyak kekuatan sosial Kota Tasik berdiri karena peran para ulama yang istiqamah membersamai umat.
Dalam ikhtiar itu pula, pemerintah terus berupaya menguatkan spirit Majelis Ulama Indonesia dan ekosistem keumatan melalui penguatan program Tasik Religius, termasuk gerakan OHAN HAFIZH yang kita rawat bersama.
“Saya memandang ini bukan sekadar program, tetapi gerakan menanam masa depan, menyiapkan generasi Qur’ani untuk kota ini,”imbuhnya.
Alhamdulillah, saat ini kita juga memasuki musim haji.Kloter jamaah haji dari Kota Tasikmalaya telah diberangkatkan. Kita doakan bersama semoga seluruh calon jamaah haji kita diberi kesehatan, kekuatan, kemudahan dalam beribadah, menjadi haji yang mabrur dan mabruroh, serta kembali ke tanah air dengan selamat.
Baca Juga:IGTKI-PGRI Pangandaran Raih Pemenang Lomba Membatik dan Fashion Show Tingkat Provinsi 2026
Dan secara pribadi, saya mohon doa dari para kiai dan para ulama, insyaAllah tahun ini saya pun berikhtiar menunaikan ibadah haji bersama keluarga. Mohon doa agar diberi kesehatan, kekuatan lahir batin, kelancaran,dan dimampukan menunaikan ibadah dengan sebaik-baiknya.
Insya Allah Pa Sekda juga berangkat tahun ini, mudah-mudahan semuanya dimudahkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Saya percaya, bila ulama dan umaro terus bersambung hati, saling menguatkan, saling mengingatkan, maka keberkahan akan turun untuk daerah ini. Karena kemajuan kota tidak hanya dibangun dengan infrastruktur, tetapi juga dibangun oleh doa-doa para ulama, akhlak masyarakatnya, dan keberkahan yang dijaga bersama.
Kami meyakini, menjaga kota ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tugas bersama. Ulama menjaga akhlak umat, pemerintah berikhtiar menjaga pelayanan dan pembangunan, masyarakat menjaga gotong royongnya.
Baca Juga:Jaksa Agung ST Burhanuddin Lantik I Dewa Gede Wirajana Kajati Riau
Bila tiga ini bertemu, insya Allah Tasikmalaya akan tetap menjadi kota yang religius, teduh, maju, dan penuh keberkahan.
“Akhirnya, saya mengajak mari kita rawat terus ukhuwah ini. Mari kita jaga kesinambungan ulama dan umaro, karena di situlah kekuatan sebuah daerah. Mudah-mudahan dari majelis ini lahir keberkahan bagi Kota Tasikmalaya, lahir keselamatan bagi masyarakat, dan lahir kekuatan untuk terus membawa kota ini semakin baik, “pungkasnya.

