Meski masih menyisakan ribuan RTLH, Om Zein mengaku optimistis seluruhnya dapat diselesaikan secara bertahap. Menurutnya, penanganan RTLH merupakan bagian dari visi yang sejak awal digaungkan melalui jargon “Jalan Mulus, Imah Alus”.
Baca Juga:Rangkaian HUT Ke-25, DPC Partai Demokrat Kota Tasik Gelar Dikpol dan Pemberian Santunan Anak Yatim
Program tersebut tidak hanya menargetkan pembangunan infrastruktur jalan yang lebih baik, tetapi juga memastikan masyarakat, khususnya warga kurang mampu, memiliki hunian yang layak.
“Dulu saya bikin jargon Jalan Mulus, Imah Aralus. Targetnya bagaimana caranya jalan-jalan mulus dan rumah-rumah rakyat miskin jadi bagus. Tapi memang butuh waktu,” ungkapnya.
Om Zein mengakui, dalam proses penanganan tersebut masih ditemukan rumah warga yang kondisinya sangat memprihatinkan, bahkan ada yang hampir roboh hingga sudah mengalami kerusakan berat.
Baca Juga:Sambut Hari Jadi ke-78, Polwan Polres Purwakarta Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah
Om Zein meminta masyarakat memberikan waktu kepada pemerintah untuk menyelesaikan sisa 6.945 RTLH tersebut. “Kasih waktu Om Zein untuk menyelesaikan 6.945 ini. Dalam tiga tahun ke depan, paling tidak akan kami selesaikan,” pungkasnya.

