Tutup Piala Soeratin 2026, H.Wahid: Sangat Disayangkan Kondisi Stadion Dadaha Belum Layak Gelar Kompetisi Tingkat Provinsi

“Tetapi melihat kondisi stadion seperti sekarang,tentu tidak memungkinkan,” katanya.

Baca Juga:Ratusan Pengemudi Ojek Online Sejabodetabek Gelar Aksi Solidaritas di Depan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat

Meski demikian,ucap Wahid, kami berharap renovasi Stadion Dadaha dapat segera terealisasi sehingga Kota Tasikmalaya kembali dipercaya menjadi tuan rumah berbagai agenda sepak bola bergengsi.

Di sisi lain, ia menilai kualitas pemain muda Kota Tasikmalaya terus menunjukkan perkembangan setiap tahun.Optimisme itu muncul setelah musim lalu wakil Kota Tasikmalaya mampu menjadi runner-up Piala Soeratin Jawa Barat kategori U-15.

“Tahun kemarin kita menjadi juara kedua tingkat Jawa Barat. Mudah- mudahan tahun ini hasilnya bisa lebih baik lagi,”imbuhnya.

Baca Juga:Wawalkot Tasik, Diky Chandra Lepas Peserta Jalan Santai Dalam Rangka Milangkala Paguyuban Asep Dunia ke-16

Dijelaskannya,piala Soeratin 2026 sendiri diikuti 16 tim pada kategori U-13 dan 15 tim pada kategori U-15. Kompetisi menjadi bagian dari pembinaan pemain usia dini menuju level yang lebih tinggi.

Penutupan Piala Soeratin 2026 turut dihadiri unsur KONI Kota Tasikmalaya, Dispora, sponsor, serta perwakilan klub peserta.

Kompetisi pun berakhir dengan harapan sederhana namun bermakna, yakni agar talenta muda Kota Tasikmalaya tidak hanya piawai mencetak gol, tetapi juga mampu mengembalikan harum nama daerah di pentas Jawa Barat.

Baca Juga:Ironis, P2SP SMPN Satu Atap Sasakseng KBB Diduga Merasa Tertipu Oleh Kepala Sekolah, Dalam Pembangunan RKB dan Rehab Sekolah Anggaran Revitalisasi 2026

“Sebab, ketika stadion masih menunggu sentuhan renovasi, prestasi para pemain muda justru tak boleh ikut menunggu,”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *