UNITAS Gelar Seminar dan Launching Satgas PPKPT

Baca Juga:Tarling di Eks Kewedanaan Kawali, Bupati Ciamis Angkat Isu Moral dan Tantangan Digitalisasi

Keduanya memaparkan bentuk-bentuk kekerasan, pola perundungan, hingga mekanisme pelaporan yang aman bagi korban.

Epi Mulyana menyambut positif pembentukan Satgas PPKPT di Unitas. Ia menilai keberadaan satgas dapat menjadi langkah awal menekan potensi kekerasan di lingkungan kampus.

“Kampus yang aman akan melahirkan generasi yang sehat secara mental dan sosial,”katanya.

Satgas memiliki tiga fungsi utama, yakni mengidentifikasi potensi kekerasan, melakukan edukasi, serta mencegah tindakan asusila. Ia juga mengimbau korban untuk tidak ragu melapor meski pelaku memiliki posisi atau kewenangan, “jelasnya

Berdasarkan data UPTD PPA Kota Tasikmalaya, kasus kekerasan masih cukup tinggi. Sepanjang Januari hingga Maret 2026 tercatat 49 kasus, terdiri dari 24 kasus terhadap anak perempuan, 21 kasus perempuan dewasa, dan 4 kasus anak laki-laki.Berita Kota Tasikmalaya

Baca Juga:Menjadi Narasumber Basa Basi Podcast PWI Kota Bandung, Kapendam III Siliwangi: Tegaskan Pentingnya Sinergi dan Peningkatan Kualitas SDM Dalam Dunia Media

Sementara pada 2025, jumlah kasus mencapai 202, dengan rincian 81 kasus anak perempuan, 74 anak laki-laki, 40 perempuan dewasa, dan 7 laki-laki dewasa.

Dengan peluncuran Satgas PPKPT ini, Unitas menegaskan komitmennya untuk tidak mentolerir segala bentuk kekerasan di lingkungan kampus serta mendorong terbentuknya budaya saling menjaga di kalangan civitas akademika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *