Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Lakukan Penataan Jogging Track Dadaha

Baca Juga:Bupati Purwakarta Tinjau Pelayanan Publik di Desa Mekargalih, Pastikan Layanan Dekat dan Mudah Diakses Warga

“Kami sudah mulai sosialisasi sejak kemarin. Para pedagang nantinya akan memindahkan lapaknya secara mandiri.Kami juga telah menyiapkan lokasi khusus untuk berjualan dengan harapan pendapatan mereka tidak berkurang, bahkan menjadi lebih nyaman karena tetap berada di kawasan yang ramai pengunjung,” ujar Wali Kota Tasikmalaya.

Viman mengungkapkan, Pemerintah Kota Tasikmalaya juga telah menyusun masterplan penataan kawasan Dadaha yang mengatur zona perdagangan, area parkir, kawasan olahraga, hingga lokasi wisata swafoto.

Masterplan-nya sudah ada. Penempatan lokasi berjualan, parkir, kawasan olahraga semuanya sedang disempurnakan. Harapannya kawasan Dadaha menjadi lebih nyaman, menarik bagi masyarakat, sekaligus mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga:Buka Kabizza Fest 2026, Kang Akur Tegaskan Kopi Subang Siap Bersaing di Pasar Dunia

Tak hanya kawasan sekitar, Pemkot Tasikmalaya juga memiliki cita-cita besar untuk merevitalisasi Stadion Dadaha.

Dokumen perencanaan teknis (DED) telah tersedia. Namun, keterbatasan anggaran APBD membuat pembangunan belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat.

Meski demikian, Pemkot terus mencari berbagai alternatif pendanaan, mulai dari kerja sama dengan pihak ketiga, mengajukan dukungan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, hingga mengusulkan program tersebut kepada pemerintah pusat melalui Bappenas.

Baca Juga:Tawarkan 5 Program Unggulan di PWI Kota Bogor, Tantan Sulthon Siap Wujudkan ‘PWI Jabar Istimewa’

“Kami terus berupaya mencari berbagai peluang. Baik melalui kerja sama dengan investor, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, maupun pemerintah pusat. Bahkan jika ada investor yang ingin bersama-sama mengembangkan kawasan Dadaha menjadi destinasi olahraga dan wisata, kami sangat terbuka

Saat ini sudah ada sejumlah pihak yang menyatakan minat untuk berinvestasi di kawasan Dadaha. Di antaranya pembangunan lapangan mini soccer, lapangan padel, hingga pengelolaan Stadion Dadaha.

“Sudah ada beberapa yang berminat terhadap kawasan stadion maupun lahan di sekitar arena panahan. Ada yang ingin membangun mini soccer, lapangan padel, bahkan ada yang tertarik mengelola stadion. Nanti akan kami kaji dan lihat perkembangan selanjutnya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *