“Lalu kami pun bergerak cepat datangi DKPPP agar dapat bertemu dengan pihak BBWS, namun di karenakan BBWS ada kegiatan di Cilacap, jadi pertemuan dengan BBWS diusahakan Minggu depan,” ungkapnya.
“Yang kedua kami pun membicarakan soal titik ayam petelur yang tiba-tiba ada perubahan kebijakan di pusat, dan yang ketiga kami membicarakan soal budi daya tematik yang tiba-tiba berubah formatnya, sehingga untuk pengajiannya harus di mulai dari titik nol,”tambahnya.
Dikatakannya,disini pun kami mengecek perihal beberapa program dari pusat yang masuk ke Pemkot Tasikmalaya, seperti ayam petelur merah putih.
“Saya akui menyesalkan rencana yang gagal karena adanya kebijakan pusat.Namun disisi lain kami tetap perintahkan ke Dinas untuk tetap jalin komunikasi yang baik dengan pusat. Sekecil apapun peluang yang ada kejar,”ujar Diky Chandra.

