Pewarta:H Amir.
Kota Tasik,Hallo Berita Online.Com-Kegiatan sistem penanaman padi Pertanian Modern Advanced Agricultural System) yang digelar hari ini adalah program pusat yang disosialisasikan di Subang dan di beberapa tempat yang memang di haruskan beberapa daerah melakukan program ini.
Kebetulan Kota Tasikmalaya targetnya itu 19 Hektar, kita baru sekitar 8 hektar karena kebetulan kita tidak punya alatnya tapi dipinjamkan oleh Politeknik Pengembangan Pertanian (Polbangtan) sebanyak 1 buah, tapi barusan dapat kabar ada pemberian alat drum seeder sebanyak dua buah.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara ke awak media usai memantau kegiatan penanaman padi dengan sistem PM AAS di Kelurahan Nagarasari, Kecamatan Cipedes, Rabu (12/08/26).
Baca Juga;Satpas Polrestabes Bandung: Biaya SIM Sesuai Regulasi, Pelayanan Terus Ditingkatkan
“Tapi alhamdulillah juga di Kota Tasikmalaya ada anak muda seorang petani milenial yang juga sudah membuat format yang kurang lebih sama bahkan ada nilai plus kalau menurut kami yang mungkin nanti bisa di kembangkan,”tambahnya.
Namun,lanjut Diky, karena memang kondisi anggaran yang seperti ini dan tidak mungkin masukan anggaran dari sekarang, karena paling mungkin kalaupun mau di perubahan, kalau bicara perubahan berarti sudah agak terlambat nantinya.
“Jadi mau tidak mau saya menghimbau agar mudah-mudahan ada aghnia yang bisa membantu masyarakat secara luas di Kota Tasikmalaya agar bisa mencapai target kita,” ujarnya.
Menurutnya,menyelesaikan problem permasalahan dan persoalan yang ada tidak bisa di kerjakan oleh seorang saja tapi harus nanyak orang dan Alhamdulillah Kota Tasik masih banyak yang sayang, nanti Inshaa Alloh akan ada bantuan semacam itu dari para aghnia dari Tasik maupun luar Tasik.

