Ketua LPPM STIE Latifah Mubarokiyah menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk nyata dalam menerjemahkan program “Kampus Berdampak” dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, sekaligus sebagai upaya menggali berbagai potensi desa yang selama ini belum dimaksimalkan secara optimal.
“Kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen perguruan tinggi untuk hadir dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa. Banyak potensi desa yang sesungguhnya sangat besar, namun belum tergali secara maksimal. Melalui sinergi ini, kami berharap desa dapat berkembang lebih mandiri dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua APDESI Kecamatan Pagerageung, Dahlan Kuswandani menyampaikan harapannya agar kerja sama tersebut mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan desa yang saat ini semakin kompleks di tengah keterbatasan anggaran desa.
“Dengan adanya kerja sama ini, kami sangat berharap hadir solusi nyata terhadap berbagai persoalan desa, terutama dalam peningkatan kualitas SDM, tata kelola pemerintahan, dan pengembangan ekonomi masyarakat desa,”ujarnya.
Baca Juga:Tragis, Buruh Harian di Maniis Tewas Tersengat Kabel Tegangan Tinggi Saat Bangun Rumah
Wakil Ketua I STIE Latifah Mubarokiyah Suryalaya Tasikmalaya, Dr. Adi Robith Setiana menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) yang sebelumnya telah dijalin STIE Latifah Mubarokiyah dengan Kabupaten Tasikmalaya serta tujuh kabupaten/kota lainnya di wilayah Priangan Timur.
Menurutnya, sinergi tersebut menjadi bagian dari komitmen kampus dalam memperluas kontribusi nyata perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah.
“Dan peningkatan kualitas sumber daya manusia desa,”katanya.
Ia juga menambahkan bahwa STIE Latifah Mubarokiyah memiliki berbagai kebijakan dan kemudahan dalam penerimaan mahasiswa baru, khususnya bagi kepala desa, perangkat desa.
“Dan unsur kelembagaan desa yang ingin meningkatkan kapasitas pendidikan dan sumber daya manusianya,” imbuhnya.
Melalui penandatanganan kerja sama ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang kuat antara dunia akademik dan pemerintah desa dalam menciptakan pembangunan desa yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan di wilayah Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya.(**)

