“Tak lupa kami pun mengapresiasi konsistensi para pegiat seni di Tasikmalaya, termasuk kepada Ibu Hj Rukmini yang dinilai terus mendampingi dan mendukung sanggar-sanggar lukis di daerah, ” katanya.
Di tempat yang sama Maestro lukis Tasikmalaya, yang juga sebagai pembina sanggar Brahmastra Art, Hj Rukmini Yusuf Affandi menilai pameran seperti ini penting untuk membangun rasa percaya diri anak. Kritik sosial
Baca Juga:FMSM Menolak Rencana Perluasan Wilayah PT. VINFAST AUTOMOBILES INDONESIA Menjadi Kawasan Industri
Ketika karya dipajang di ruang publik, anak merasa dihargai atas proses kreatifnya.
Ini jadi kebanggaan bagi anak dan orang tuanya. Terlepas bagus atau tidak, karena seni itu relatif. Setiap anak punya gaya dan cara sendiri.
Kami berharap masyarakat semakin terbuka mengapresiasi dunia seni. Sebab seni bukan hanya milik pelukis atau galeri elit semata.
Dunia seni itu bukan hanya milik seniman, tapi milik semua orang dengan caranya masing-masing.
Sejumlah anak binaan Sanggar Brahmastra Art bahkan pernah mengikuti pameran di luar kota hingga luar negeri.
“Prestasi itu menjadi bukti bahwa kreativitas anak Tasikmalaya tak boleh dipandang sebelah mata.Event Tasikmalaya,”pungkasnya.

