Baca Juga:Bupati Tasikmalaya Pimpin Upacara Peringatan HOD Ke-30 Tahun 2026, Sampaikan Amanat Mendagri
“Kalau harga nonsubsidi ditahan, yang babak belur Pertamina. Dia satu-satunya BUMN yang jalankan hilir migas,” ungkap Deni.
Ia menyebut, sebelum penyesuaian harga, beban Pertamina tembus Rp 6 triliun per bulan.Kenaikan harga bukan kesalahan pemerintah. “Ini dampak geopolitik global. Rantai pasok terganggu, harga minyak mentah naik, kurs goyang. Semua negara kena imbas,” jelasnya.
Karena itu, ia mengajak masyarakat mulai berhemat BBM. Penghematan jadi langkah paling realistis meredam tekanan. Pemerintah pun memberi contoh. Kebijakan Work From Home bagi ASN dan Car Free Day tiap Rabu diterapkan untuk menekan konsumsi.
Baca Juga:Wabup Subang Pimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah
“WFH dan CFD bukan sekadar seremonial. Ini upaya nyata mengurangi beban. Kalau ASN dan warga kota bisa hemat, kuota subsidi untuk petani-nelayan lebih terjaga,” katanya.
Di tengah harga yang fluktuatif, kepastian akses jadi hal krusial. Surat rekomendasi adalah pintu masuknya. Sementara di sisi makro, pesan Deni jelas, krisis global belum reda, hemat energi adalah bentuk bela negara.

