Mahasiswa Kesmas Unsil Kelompok Riksa Waluya, Luncurkan Program Gemas Terpadu 

Pewarta:H Amir.

Kota Tasik,Hallo Berita Online.Com-Di tengah meningkatnya kasus diabetes yang kerap tidak terdeteksi, upaya pencegahan kini mulai digerakkan dari level paling dekat dengan masyarakat dan posyandu. Tujuh mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Siliwangi yang tergabung dalam kelompok Riksa Waluya meluncurkan program GEMAS TERPADU (Gerakan Masyarakat Sehat dan Terampil Terpadu).

Program ini menargetkan penguatan peran kader sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dini dan mencegah diabetes di masyarakat. Sebanyak 26 kader kesehatan Kelurahan Bungursari dilibatkan dalam kegiatan yang turut dihadiri pihak kelurahan dan puskesmas tersebut.

Hal ini disampaikan Ketua Pelaksana, Lutfiah Fitri Solehah kepada awak media melalui bagian humas Putry Yulia lewat What’s App, Minggu (19/04/26). Untuk kegiatan itu sendiri kami adakan di Aula Puskesmas Bungursari pada Kamis 16 April 2026.

Baca Juga:Istigosah HUT Subang Ke-78, Sekda Tekankan Momentum Bekerja Lebih Cepat dan Nyata

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi mata kuliah Perencanaan dan Evaluasi Kesehatan yang diampu oleh Rian Arie Gustaman, S.K.M., M.K.M., di mana mahasiswa dituntut untuk merancang dan melaksanakan intervensi kesehatan berbasis masalah nyata di masyarakat.

“Ancaman diabetes bukan tanpa alasan. Data International Diabetes Federation (IDF) 2025 mencatat 1 dari 9 orang dewasa di dunia hidup dengan diabetes, dan lebih dari 40% tidak menyadari kondisinya. Di Indonesia, jumlah penderita bahkan telah menembus 20,4 juta jiwa,”ujar Putry Yulia.

Lebih lanjut, Putry menjelaskan kondisi serupa juga terjadi di daerah, yakni untuk di wilayah Kota Tasikmalaya mencatat ada sekitar 13.336 kasus diabetes pada 2025, dengan wilayah Puskesmas Mangkubumi menjadi penyumbang kasus tertinggi.

Baca Juga:Mahasiswa USB YPKP Bandung Raih Juara 1 LKCT Nasional di Universitas Udayana Bali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *