Pembangunan Kandang Bebek yang Dikerjakan Oleh Sala Satu PT di Kiara Pedes Diduga Belum Kantongi Izin dan Tidak Memakai K3

Masih di tempat yang sama Adi selaku pengawas di lapangan PT Wilkon Furtona Indonesia di tanya terkait pengeboran dia mengatakan itu beda PT lagi pak bukan sama kita.

Baca Juga:Tekankan Kolaborasi dan Peran Masyarakat, Bupati Ciamis Buka Musrenbang RKPD 2027

Adi menjelaskan terkait APD PT Wilkon Furtuna Indonesia belum memberikan keterangan tentang alat pelindung diri (APD) bagi pekerja. Karena kita belum tau pa ada atau tidak nya APD tersebut di PT Wilkon Furtona Indonesia ini.

“Terkait BPJS ketenagakerjaan juga kita belum tau pak coba saya tanyain dulu sama atasan,selang berapa menit adi menjelas kan kalo untuk BPJS tidak ada pak.Kita hanya bikin asuransi ketenagakerjaan,”katanya.

Salah satu warga yang enggan di publikasikan namanya mengatakan kalo untuk sosialisasi dari PT Malindo memang betul ada pak, cuma di dalam PT Malindo itu kan banyak pekerjaan nya pak salah satu nya pengeboran kalo tidak salah itu udah 2 titik yang sudah berjalan.Itu kan harus ada izinnya juga.

“Karena kita warga sekitar takut kena dampaknya juga,terus izin bangunan nya kalo memang udah ada berapa hektar yang sudah ada izinnya, itu kan harus tertera pa berapa hektar luas semuanya dan terus yang di bangun berapa hektar,”ucap Warga.

Baca Juga:Fajar May Day 2026, Polres Purwakarta Kawal Ketat Keberangkatan Buruh ke Jakarta

Sampai berita ini di muat penanggung jawab PT Malindo,dan PT Wilkon Furtona Indonesia belum memberikan kejelasan terkait pekerjaan pembangunan kandang dan penunjang Breeder farm bebek kiara pedes.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *