Perumda TRS Terima Kunjungan Perumdam Tirta Tarum Karawang, Bahas Kerja Sama Pembelian Air Curah 

Yang paling penting, kerja sama ini perlu dikaji secara menyeluruh, baik dari sisi kapasitas, teknis, infrastruktur maupun investasinya, sehingga nantinya dapat memberikan manfaat dan mendukung keandalan pelayanan air bersih,” ujar Lukman.

Menurutnya, keberadaan idle capacity pada SPAM Ciasem-Blanakan menjadi salah satu potensi yang dapat dikaji lebih lanjut untuk mendukung kebutuhan air bersih di wilayah yang berdekatan dengan Kabupaten Karawang.

Baca Juga:Bupati Pelalawan Hadiri Rapat Sinkronisasi Program Lisdes dan Fasilitasi Penyiapan Lahan di Kantor PLN UID Riau

“Kami memiliki potensi kapasitas pada SPAM Ciasem-Blanakan yang dapat menjadi bahan untuk dikaji bersama. Karena itu, langkah selanjutnya adalah melakukan survei lapangan dan perhitungan teknis secara bersama-sama, sehingga kita memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai titik pelayanan, kebutuhan jaringan dan investasi yang diperlukan,” tambah Lukman.

Sementara itu, dari sisi Perumdam Tirta Tarum Karawang, kerja sama ini menjadi bagian dari upaya mencari solusi pemenuhan kebutuhan air bersih untuk kawasan yang membutuhkan dukungan pasokan.

“Kami berharap pembahasan ini dapat dilanjutkan melalui kajian teknis di lapangan. Dengan adanya potensi kapasitas dari SPAM Ciasem-Blanakan, tentu ini menjadi peluang yang perlu kita lihat bersama, terutama terkait teknis distribusi, titik pengambilan dan kebutuhan infrastrukturnya,” kata Achmad.

Melalui koordinasi ini, kedua perusahaan dapat saling bertukar informasi mengenai kebutuhan pelayanan, potensi kapasitas produksi, serta kemungkinan pengembangan infrastruktur pendukung untuk memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah perbatasan.Selain itu, kedua pihak akan segera menjadwalkan survei lapangan sebagai langkah awal untuk memperoleh gambaran teknis mengenai rencana kerja sama.

Baca Juga:FTBI Jenjang SMP Komisariat 2 Pangandaran, Jadi Wadah Pengembangan Bakat dan Kreativitas Siswa

Survei tersebut mencakup penentuan lokasi titik kerja sama serta perhitungan kebutuhan investasi yang meliputi pembangunan jaringan pipa dan konstruksi pendukung.

Hasil survei dan perhitungan teknis nantinya akan menjadi bahan pembahasan lebih lanjut dalam menentukan kelayakan serta bentuk kerja sama yang dapat dikembangkan.

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya Perumda TRS untuk terus membuka peluang sinergi strategis dalam pengembangan pelayanan air minum.

Baca Juga:Persiapan Peringatan HUT ke-81 RI, Plt Gubernur Riau Resmi Kukuhkan Paskibraka Provinsi Riau 2026

Dengan koordinasi yang terarah dan kajian teknis yang matang, rencana kerja sama pembelian air curah diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan air bersih serta penguatan pelayanan air minum di wilayah Subang dan Karawang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *