Oleh karena itu, keterlibatan keluarga, lingkungan, sekolah, serta masyarakat dinilai sangat penting dalam upaya pencegahan.
Baca Juga:Bupati Purwakarta “Ngosrek” Harmoni Bersama Forum Kerukunan Umat Beragama
Selain melakukan penegakan hukum, Polres Purwakarta juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan berani melapor apabila mengetahui adanya dugaan tindak kekerasan maupun pelecehan terhadap anak.
Terpisah, Kasi Humas Polres Purwakarta, IPTU Tini Yutini mengatakan bahwa perlindungan terhadap perempuan dan anak merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus dilindungi bersama. Kami mengimbau kepada para orang tua dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak, memberikan edukasi sejak dini, serta membangun komunikasi yang baik agar anak berani bercerita apabila mengalami atau mengetahui tindakan yang tidak semestinya,” ujar Tini.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah menyebarkan identitas korban maupun informasi yang dapat berdampak terhadap kondisi psikologis anak.
Menurutnya, penanganan kasus yang melibatkan anak harus mengedepankan perlindungan hak anak serta menjaga privasi korban demi masa depan dan proses pemulihan psikologisnya.
“Polres Purwakarta memastikan setiap penanganan perkara dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku serta berkomitmen memberikan rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya perempuan dan anak,” tutur Tini.

