Rapimkota KADIN, Diky Chandra Lahirkan Gagasan, Rekomendasi dan Langkah Kongkrit Perkuat Ekonomi Kota Tasikmalaya

Saya juga ingin menyampaikan bahwa pengusaha Kota Tasikmalaya harus mulai berani berpikir lebih besar.

Jangan hanya kuat di pasar lokal, tetapi harus mampu membaca peluang pasar yang lebih luas. Hari ini dunia usaha dituntut untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi, kreatif dalam membaca kebutuhan pasar, namun tetap menjaga etika dan tanggung jawab sosial. Karena sesungguhnya kekuatan ekonomi daerah tidak hanya diukur dari besarnya transaksi, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakatnya.

Kota Tasikmalaya memiliki potensi besar sebagai pusat perdagangan dan jasa di Priangan Timur. Kita memiliki kekuatan UMKM, industri kreatif, perdagangan, jasa, hingga potensi ekonomi masyarakat yang terus berkembang. Tinggal bagaimana seluruh elemen dapat bergerak dalam satu arah yang sama, saling menguatkan, dan saling membuka ruang kolaborasi. Pemerintah tentu tidak dapat bekerja sendiri. Pembangunan yang kuat lahir dari kolaborasi yang kuat.

Baca Juga:Kejari Purwakarta Apsari Dewi Raih Penghargaan Outstanding Prosecutorial Leader in Public Accountability Dari CNN

Karena itu, saya berharap RAPIMKOTA ini tidak berhenti hanya menjadi forum diskusi dan agenda administratif organisasi. Saya berharap forum ini melahirkan gagasan, rekomendasi, dan langkah konkret yang mampu memperkuat ekonomi Kota Tasikmalaya ke depan.

“KADIN harus menjadi motor penggerak yang mampu menjembatani kepentingan dunia usaha dengan arah pembangunan daerah, sehingga pertumbuhan ekonomi yang kita bangun benar-benar inklusif dan berdampak bagi masyarakat, “katanya

Sementara itu, Pj Ketua KADIN Kota Tasikmalaya, Asep Saepuloh, memaparkan langkah strategis organisasi dalam memperkuat pemasaran digital pelaku usaha lokal. Ia menyebut KADIN telah menjalin kerja sama dengan TikTok Shop pusat.

Baca Juga:Syahrial Abdi Sekda Pemprov Riau Pimpin Upacara Peringatan Hardiknas Tahun 2026

Kami sudah bekerja sama dengan TikTok Shop pusat dan sejauh ini sudah memberikan pelatihan kepada 120 afiliator.

Pelatihan tersebut diharapkan mampu membantu pelaku UMKM di Kota Tasikmalaya memasarkan produknya lebih luas melalui platform digital. Program ini juga dinilai bisa menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat, terutama generasi muda yang melek teknologi.

Sinergi antara pemerintah, KADIN, dan platform digital menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Ia berharap kolaborasi ini dapat mempercepat transformasi digital UMKM di Tasikmalaya agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Rapat Pimpinan KADIN kali ini menjadi ajang evaluasi program sekaligus perumusan strategi ke depan. Dengan dukungan pemerintah dan pemanfaatan teknologi digital, KADIN optimis pelaku usaha di Kota Tasikmalaya dapat naik kelas dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah, “pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *