Demi Jaga Ciri Khas Kampung Tajur, Om Zein Siap Ganti Rumah Tembok Warga Jadi Rumah Panggung

Pewarta: Usup Supriatna.

Purwakarta,Hallo Berita Online.Com- Kampung Tajur yang terletak di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata budaya yang memikat.

Alasan utama para wisatawan berbondong-bondong berkunjung ke kampung ini adalah arsitektur lokalnya yang unik: rumah panggung tradisional yang terbuat dari kayu dan bambu, lengkap dengan atap ijuk yang khas.

Keunikan yang jarang ditemukan di tempat lain inilah yang menjadi magnet utama pariwisata setempat.

Baca Juga:Diduga Lakukan Intimidasi dan Pemerasan Empat Oknum Wartawan Ditangkap Polres CiamisĀ 

Namun, modernisasi mulai mengancam kelestarian arsitektur tradisional tersebut. Menanggapi fenomena ini, Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein yang akrab disapa Om Zein mengambil langkah berani demi menyelamatkan identitas budaya Kampung Tajur.

Strategi Om Zein Menjaga Daya Tarik Wisata Tradisional

Saat memberikan pidato dalam acara pelepasan mahasiswa untuk kegiatan Kuliah Pengabdian pada Masyarakat (KPPM) di Kecamatan Bojong, Om Zein memberikan pesan mendalam sekaligus menggelitik kesadaran masyarakat akan pentingnya merawat kearifan lokal.

Baca Juga:Secara Aklamasi, Zaenal Ihsan Kembali Terpilih Pimpin Pokja PWI Kota Bandung

“Nah, kalau sekarang rumahnya sudah berubah menjadi tembok, kira-kira masih ada yang mau berkunjung tidak?” ujar Om Zein di hadapan para hadirin.

Pertanyaan retoris tersebut dilemparkan Om Zein untuk mengingatkan bahwa daya tarik utama Kampung Tajur adalah keaslian dan nilai tradisionalnya.

Jika rumah-rumah panggung tersebut berubah menjadi bangunan tembok modern, maka Kampung Tajur akan kehilangan ruhnya sebagai desa wisata, dan wisatawan bisa jadi enggan untuk datang kembali.

Baca Juga:Kabid dan Kasi Kesiswaan Disdikpora Cianjur Lepas Kontingen Porseni Kabupaten, yang Berlaga di Tingkat Provinsi Jabar

Gebrakan Berani: Rumah Tembok Diganti Rumah Panggung

Tidak sekadar memberikan imbauan, Bupati Purwakarta ini langsung membuat gebrakan nyata. Ia menawarkan solusi konkret bagi warga Kampung Tajur yang telanjur mengubah rumah mereka menjadi bangunan tembok modern, namun ingin mengembalikannya ke bentuk asli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *