Saya dan Pak Wali, atas nama Pemkot Tasikmalaya mengucapkan selamat kepada Kang Bode. Semoga tidak lelah menebar ilmu, baik sebagai dosen, seniman, sutradara teater, maupun penulis,
Baca Juga:Polres Purwakarta Lakukan Olah TKP Penemuan Mayat Seorang Pria di Darangdan
Capaian akademik seperti ini penting untuk memperkuat identitas budaya Tasikmalaya. Karya-karya Kang Bode dinilai bisa menjadi jembatan antara dunia akademik dan pelestarian budaya daerah.
Usai menghadiri sidang, Diky melanjutkan agenda di Bandung dengan bertemu calon investor. Pertemuan awalnya dijadwalkan bersama Dinas PSDA untuk membahas usulan bantuan dana pembebasan lahan dari Provinsi, khususnya untuk kawasan bukit-bukit yang perlu dilindungi.Namun agenda itu harus dijadwal ulang.
Saya ada undangan sidang paripurna besok, jadi pertemuan dengan PSDA harus direschedule.
“Pemkot Tasikmalaya tetap berkomitmen menjaga kawasan resapan dan bukit sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana dan kelestarian lingkungan, “tegasnya
Ia berharap dukungan dari Provinsi bisa segera terealisasi agar pembebasan lahan untuk ruang hijau dan konservasi dapat berjalan.
Baca Juga:Bupati Subang Resmi Buka Pelaksanaan Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja JPTP
Kehadiran Wawali di dua agenda berbeda dalam satu hari itu menjadi cerminan bagaimana pemerintah daerah berupaya menyeimbangkan antara penguatan budaya dan pembangunan ekonomi. Dari mengapresiasi capaian akademisi daerah, hingga membuka peluang investasi untuk Tasikmalaya ke depan.

