Ragam  

Hajat Lembur Tradisi Adat yang Masih Dilestarikan Desa Linggamukti

Baca Juga:Jelang Idul Adha, Plh Walikota Tasikmalaya Laksanakan Monitoring di Lapak Penjual Hewan Qurban

Menurutnya, perayaan ini bukan hanya sekadar seremonial. Hajat Bumi inI merupakan manifestasi rasa syukur atas anugerah yang diterima, atas keberlangsungan desa, dan atas warisan nilai-nilai luhur yang dijaga turun-temurun.

“Hajat Bumi menjadi perekat yang menghimpun seluruh elemen masyarakat, menyatukan mereka dalam satu ikatan persaudaraan yang kuat,” ungkap Om Zein.

Kepala Desa Linggamukti, Toto Iskandar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun sebagai bentuk rasa syukur masyarakat atas limpahan hasil bumi yang diperoleh.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat membawa dongdang yang berisi berbagai hasil bumi. Dongdang tersebut kemudian diarak sepanjang jalan desa dan disaksikan oleh seluruh masyarakat sebagai bentuk kebersamaan serta pelestarian budaya lokal.

Baca Juga:Syahrial Abdi Sekda Pemprov Riau Pimpin Upacara Peringatan Hardiknas Tahun 2026

Selain itu, untuk memeriahkan peringatan milangkala Desa Linggamukti ke-45, rangkaian kegiatan dilanjutkan pada malam hari dengan penyelenggaraan hiburan rakyat.

Ribuan masyarakat memadati Lapangan Linggajati untuk menyaksikan pertunjukan kesenian yang disuguhkan.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus mempererat tali silaturahmi antar warga serta melestarikan nilai-nilai budaya dan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *